Sabtu, 28 Desember 2013

Antara Beethoven dan Dangdut Koplo

Menginjak kehamilan 25 minggu mnurut  salah satu artikel yang aku baca di internet bahwa  janin sudah bisa mendengar suara disekitarnya (Sumber: Bidanku). Sehingga stimulasi dari musik klasik bisa membantu perkembangan otak janin agar bisa pintar dan masih banyak keuntungan lainnya kalau si janin mulai diberi alunan musik klasik (Sumber: Bidanku). Nah berbekal ini mulai deh aku ancang-ancang untuk mendownload lagu-lagunya si bapak komponis musik klasih yang mendunia itu alias Beethoven dan berharap nanti dedek dalam perut menjadi pintar setelah dicekokin musik klasik..hahahaha.

Dengan hati riang gembira sambil membayangkan nanti setelah dedek besar jadi orang  jenius (obsesi emak-emak dengan nilai pas-pasan waktu sekolah), aku berencana mau download lagu klasiknya si Beethoven. Ketika mulai buka laptop, apa yang terjadi sodara-sodara? Si Mas nyetel lagu dangdut  koplo yang dia download dari youtube plus pake speaker, gak lupa plus jogetan asoy geboynya. Gak berapa lama musik di putar, tiba-tiba dedek dalam perut bereaksi. Jedak jeduk dia mulai gerak-gerak dalam perut. Semakin hot lagu dangdut yang diputar, semakin lincah dedek dalam perut  gerak-gerak. Ya Allah, kayanya si dedek ikutan joget dangdut koplo bareng papanya.

Setelah aku download lagu Beethovennya langsung deh aku putarin dekat perut, tapi si dedek gak bereaksi apa-apa. Dia diem aja. Karena penasaran kenapa dedek gak gerak-gerak, aku coba putar lagu dangdut koplo si Mas. Wahhh, tanpa aba-aba langsung deh dia aktif gerak-gerak. Hancur sudah impian punya anak jenius...hahahahah. Bayangan si dedek besok pas sekolah dia selalu maju ke depan ngerjain soal dari gurunya dimana teman-temannya gak bisa jawab tergantikan dengan bayangan si dedek nyanyi dangdut koplo depan kelas sambil joget-joget hot ala penyanyi dangdutnya T_T. Yah sekarang lagu klasik yang aku download hanya tersimpan manis di dalam laptop.

Udah ketebak deh besok ni dedek bakalan mirip siapa sifatnya.... Tapi gak masalah apapun yang disenangin si dedek mau musik klasiknya si Beethoven atau dangdut koplo yang full jogetan asoy geboy, yang penting dia senang. Aku gak pengen jadi orang tua yang memaksa kehendak kepadanya bahkan sebelum dia lahir ke dunia ini.  Suatu saat ketika dia sudah besar nanti, tugasku hanya memberikan gambaran baik buruknya tentang pilihannya sehingga dia benar-benar mempertimbangkan dan yakin dengan pilihannya itu.

Ahh... dedek, mama udah gak sabar pengen liat kamu :*        



     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar