Mungkin banyak kejadian ditahun
2013 yang berkesan, tapi menurutku cerita yang satu ini adalah cerita yang
paling berkesan. Bagaimana tidak, pada tahun inilah keputusan akhir dari
perjalanan cintaku dengan lelaki hitam manis berdarah jawa yang biasa ku
panggil Mas ini. Dengan mantap di usia ku yang ke-23 tahun aku memilih untuk
bersama lelaki yang ku kenal 5 tahun silam. Kenal dan dekat dengan laki-laki
ini ketika berusia 18 tahun membuat benar-benar tidak pernah berpikir bahwa dia
adalah jodohku.
Setelah bertahun-tahun kami
pacaran dan masing-masing kami telah mengenal keluarga satu sama lain. Karena
usia Mas udah 28 tahun, Mas mengajakku untuk menikah. Awalnya agak berat sih
untuk aku terima karena aku baru selesai wisuda dan ingin bekerja dahulu. Tapi setelah
dipikir dan banyak menimbang akhirnya aku memutuskan untuk menerimanya.
Beberapa sebelum kami menikah, masalah mulai muncul
dari pihak keluarga Mas, 2 orang kakak dan 1 abang tidak suka dengan hubungan
kami. Mereka mulai mempengaruhi ibuk Mas agar tidak suka padaku dan menyuruh
Mas untuk pisah dari ku. Mereka mulai mebuat cerita yang sebenarnya tidak
pernah aku lakukan. Sebenarnya aku tahu ibuk adalah orang yang baik, tetapi
karena pengaruh mereka yang begitu kuat ibukpun ikut merasa tidak suka dengan
hubungan kami. Segala upaya mereka lakukan untuk memisahkan kami, mulai dari
menjauhi ku ketika aku berkunjung kesana, bahkan abang Mas dengan tega
marah-marah didepanku dan yang paling
tidak masuk akal sampai menggunakan dukun. Aku hanya bisa beristigfar dan
pasrah kepada Allah dan ternyata Allah berkata lain dengan tetap menyatukan
kami dengan ikatan yang lebih kuat dan meluluhkan hati ibu bahwa aku tidak
seperti yang dicerikan oleh mereka.
Sebulan sebelum lamaran, aku dan
Mas berkunjung ke rumahku untuk meminta izin ingin meminangku. Tapi apa yang
terjadi mama tidak setuju karena aku belum bekerja dan meminta Mas untuk
menunggu. Ketika pulang Mas berkata dia sudah tidak sanggup lagi menunggu
karena takut nanti kami terlanjut berbuat dosa yang bisa membuat keluarga malu
dan dia berkata mundur untuk bersama ku. Dengan segera air mata mengalir deras
dari mataku, bagaimana mungkin aku bisa berpisah dengan lelaki yang menurutku
sudah sempurna buat kehidupanku, yang mengerti diri dan sifat ku. Air mata
terus mengalir sampai kami kembali ke kosan ku. Terakhir sebelum Mas pulang aku
pegang tangannya sambil berkata “aku tidak sanggup berpisah dari Mas...”. Mas
menarikku dalam pelukannya dan berkata “Mas juga, tapi Mas gak sanggup kalau
sikap mama adek yang seperti itu...”, dan air mataku bertambah deras sehingga membuat baju Mas jadi basah.
Segala upaya ku lakukan untuk
membujuk mama, berhari-hari aku hanya bisa menangis. Setiap doa yang
kupanjatkan selalu berisi agar kami bersama. Alhamdulillah hati mama luluh dan
merestui pernikahan kami, walaupun aku belum bekerja. Segala urusan pernikahan
kami dipermudah oleh Allah, tanpa ada hambatan sedikitpun. Tepat tanggal 15
Juni 2013 kami resmi menikah. Selesai Mas dan papa mengucapkan ijab kabul dan
semua saksi berkata sah. Perasaan haru menyelimuti kami berdua, tanpa terasa
air mata kembali keluar, tapi air mata saat itu adalah air mata kebahagian.
Rasanya sebuah bayangan masa lalu ketika kami berjuang untuk bersama berputar
cepat dalam otakku.
Akhirnya aku bisa membuktikan dan membungkam kelakuan 2 kakak ipar dan abang iparku bahwa aku tetap bisa bersama dengan Mas walaupun segala daya upaya mereka lakukan untuk memisahkan kami. Kalau Allah berkehendak kami bersatu, apapun caranya kami pasti tetap bersatu.
Tidak beberapa lama kami menikah,
aku kembali diberi kado spesial oleh Allah SWT. Aku hamil dan sekarang telah
memasuki bulan ke-6 dimana si dedek bayi mulai lincah gerak-gerak dalam perut.
Alhamdulillah beberapa waktu lalu aku dan
Mas ke dokter untuk USG dan prediksi dokter bilang jenis kelaminnya
perempuan. Hmmm... 3 bulan lagi menanti si dedek lahir, rasanya benar-benar
tidak sabar. Oiya setelah kami menikah ibuk mertua semakin sayang dan perhatian
kepadaku begitu juga mama. Bahkan sekarang ketika hamil malah mama yang sibuk
membawakan buah-buahan, masak masakan kesukaanku, membelikan baju hamil ketika
beliau berkunjung ke rumah. Perhatian dan kasih sayang mamapun kepada Mas
bahkan sudah melebihi anaknya sendiri...hahaha. Sekarang keinginanku adalah
bisa melahirkan si dedek bayi dengan selamat tidak kurang satu apapun dan
diberi kesehatan untukku dan si dedek bayi. Mudah-mudahan di tahun depan aku
bisa bekerja dan mewujudkan impian orang tuaku agar mereka bangga.
Jadi menurutku 5 tahun itu adalah
perjalanan cinta ku dengan Mas yang penuh tawa, canda, gurau, air mata yang
semuanya membuat hidupku bewarna dan bahagia.
Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Something Special on 2013 by @meifariwis"
Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Something Special on 2013 by @meifariwis"

terima kasih ya sudah join GAku, terharu bacanya
BalasHapusternyata kita seumuran, dan sama2 menikah di tahun 2013 ini hehehehe
makasih juga Mei udah sempetin untuk bacanya, wah seumuran ya kita...hihiihi
Hapusoiya manten baru niih, cepat punya momongan yah....hehehe